Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Polda Riau Menangkan Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako
Rabu, 20-10-2021 - 01:07:27 WIB
Polda Riau Menangkan Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako
TERKAIT:
 
  • Polda Riau Menangkan Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako
  •  

    Pekanbaru, Liputanonline.com - Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Zepri Mahilda Harahap, menolak seluruh gugatan Praperadilan yang dilayangkan Huidiyanto (32), Pemilik Gudang Jalan Riau, yang jadi tersangka Penggelapan Barang Sembako yang merugikan korban senilai Rp3,7 Milyar.

    Pengadilan menyatakan, tindakan Polda Riau dalam menetapkan, menangkap dan menahan Huidyanto Sah secara Hukum.

    "Menolak permohonan pemohon seluruhnya, menyatakan penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh termohon sah secara hukum, menolak permohonan penghentian penyidikan oleh pemohon, menolak ganti rugi dan rehabilitasi oleh pemohon, menyatakan tindakan hukum termohon yang berkaitan dengan perkara aquo sah secara hukum," demikian bunyi Amar Putusan yang dibacakan, Senin (18/10/21).

    Dalam pertimbangannya, Hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polda Riau terhadap Huidiyanto sah secara hukum karena sudah berdasarkan bukti permulaan yang cukup, yaitu adanya keterangan saksi dan bukti surat / dokumen yang mengacu kepada pada 1 angka 14 KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 21/ PUU- VIII/ 2014  sebagaimana termuat dalam pasal 184 KUHAP.

    Kemudian, terhadap Penangkapan dan Penahanan yang dilakukan oleh Polda Riau terhadap Huidiyanto, sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sah secara hukum. Karena berdasarkan alasan yuridis yaitu bukti yang cukup serta surat penangkapan dan penahanan telah diberikan kepada tersangka dan keluarga.

    Atas putusan ini, Kabid Humas Polda Riau menyatakan Kepolisian mematuhi apapun putusan Pengadilan. Kepolisian, katanya, dalam melakukan Penyidikan selalu berpedoman kepada mekanisme yang berlaku.

    "Kepolisian Daerah Riau selalu profesional dalam menangani setiap perkara. Apapun putusan Peradilan kita hormati. Putusan ini memperkuat penyidik melanjutkan perkara ini ke tahap selanjutnya," ungkap Sunarto saat dikonfirmasi terkait putusan.

    Ditanya soal adanya kemungkinan tersangka lain, Sunarto menyatakan hal tersebut tergantung perkembangan dalam penyidikan. Tidak tertutup kemungkinan lain dalam perkembangan.

    "Semua tergantung perkembangan penyidikan, saksi dan alat bukti," ucapnya.

    Sebelumnya, tak terima dijadikan tersangka Huidiyanto (32), menggugat Kapolda Riau. Ia melayangkan gugatan Pra Peradilan ke PN Pekanbaru.

    Dalam permohonannya yang Huidiyanto meminta hakim Menerima seluruh Permohonannya diterima oleh Pengadilan, termasuk menghukum Kapolda Riau untuk membayar ganti kerugian Materiil sebesar Rp3 juta dan Kerugian Immateriil Rp1 Milyar Rupiah. Sehingga total kerugian seluruhnya sebesar Rp.1 003.000.000,-(Satu milyar tiga juta rupiah) yang dibayar secara tunai dan sekaligus kepada dirinya.

    Huidiyanto juga meminta Pengadilan menghukum Kapolda Riau untuk Meminta Maaf secara terbuka kepada dirinya melalui Media Massa selama 3 hari berturut-turut.

    Diketahui, penyidikan kasus ini bermula dari Laporan Polisi UD Jaya Mandiri Nomor : LP/B/330/VIII/2021/SPKT/Riau tanggal 24 Agustus 2021. Laporan tersebut terkait dugaan Penggelapan dalam jabatan dan atau pertolongan jahat yang dimaksud dalam Pasal 374 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP, yang dilayangkan oleh Pemilik Usaha Sembako UD Jaya Mandiri, Sumarni.

    Ia melaporkan barangnya digelapkan oleh oknum karyawannya bernama Fernando Tobing dan kawan-kawannya

    Dalam keterangannya, Pemilik UD Jaya Mandiri mencium adanya kejahatan ini pada tanggal 19 Agustus 2021 lalu, ketika Supir nya memberitahukan tentang kecurigaan terhadap Sales mereka bernama Fernando, diduga membuat orderan fiktif.

    Lalu, pada tanggal 23 Agustus 2021, Fernando memesan sembako lagi dari gudang atas pemesanan dari pihak Toko yang mengaku dari Kabupaten Siak. Setelah barang sembako dimuat, Fernando ternyata menyuruh supir untuk mengantarkan sembako ke Pemesan yang mengaku di Siak.

    Pemesanan berlanjut, pada tanggal 24 Agustus 2021, Fernando kembali memesan sembako dari gudang Korban, juga atas pesanan dari pihak dari Siak. Kembali, Ia menyuruh supir untuk mengantarkan sembako tersebut ke Pemesan.

    Curiga, keluarga Korban karyawannya, membuntuti mobil truk tersebut menuju lokasi si pemesan. Ternyata, gudang itu bukan di Kabupaten Siak melainkan di Jalan Riau Kota Pekanbaru.

    Disitu, pihak korban mendapati beberapa orang sedang membongkar atau memindahkan barang sembako milik mereka dari 3 (tiga) unit mobil pick up yang juga milik mereka, ke dalam gudang milik Huidiyanto.

    Suami korban pun menyuruh para pekerja gudang anak buah Huidiyanto untuk memindahkan barang-barang milk korban yang telah dibongkat dari 3 unit mobil pick up itu dan dimuat kembali ke dalam mobil mereka dan membawa kembali barang-barangnya itu kembali ke gudang UD Jaya Mandiri.

    Ternyata, dari hasil penyidikan kepolisian, Penyidik menemukan bukti Huidiyanto terlibat dalam dugaan kasus ini bersama Fernando.

    “Dari hasil pemeriksaan, aksi ini ternyata sudah berlangsung sejak bulan Mei 2021 dimana HD (Huidiyanto, red), si Pemilik Gudang Jalan Riau ini lah yang mengajak FT (Fernando/Sales, red) untuk bekerja sama menjualkan barang-barang sembako dari UD JM kepada dirinya dengan harga murah dan membuat faktur barang fiktif dan akan dibayarkan secara bertahap kepada Fernando,” ungkap Sunarto saat Jumpa pers kasus ini beberapa waktu lalu.

    Setelah disepakati kerja sama tersebut, kata Narto, Fernando memesan atau order barang-barang sembako kepada korban untuk diantarkan ke bebarapa toko yang berada di Kabupaten Siak dan Pelalawan.

    Kemudian, Fernando menyuruh supir mengantarkan barang-barang sembako tersebut ke gudang milik Huidiyanto di Jalan Riau Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

    Setelah menerima barang-barang tersebut, Huidiyanto diduga menyuruh Fernando untuk membuat faktur penjualan fiktif agar tidak diketahui oleh korban bahwa barang sembako tersebut dijual kepadanya dengan harga murah.

    Akhirnya, Polda Riau, Jumat (10/09/21) lalu, menangkap Huidiyanto. Sedangkan rekannya bernama Joni, berstatus sebagai saksi. "Barang itu dibagi dua dengan JN (Joni, red), saat ini JN masih terus kita dalami,” tutup Sunarto, Rabu 15 September 2021 lalu.(Hms)


    Editor: FIRMAN ZALUKHU




     
    Berita Lainnya :
  • Usai Menjalin Sinergi, Korps PMII Putri (KOPRI) Rokan Hilir Kunjungi Baznas Rohil
  • Baznas Sidrap Serahkan Kunci Bangun Rumah ke 12 di Desa Takkalasi Kecamatan Maritengngae
  • Sosialisasi Badan Kehumasan,Keputusan KPU 542 Tahun 2021 Oleh KPU Kuansing
  • RAYAKAN HUT ILMU KOMUNIKASI UNRI, COMUTIVE EO TUTUP RANGKAIAN ACARA DI MALL
  • Di Rapat Paripurna DPRD, Bupati Darma Wijaya Ajak Seluruh Pihak Bangun Sergai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Menjalin Sinergi, Korps PMII Putri (KOPRI) Rokan Hilir Kunjungi Baznas Rohil
    02 Baznas Sidrap Serahkan Kunci Bangun Rumah ke 12 di Desa Takkalasi Kecamatan Maritengngae
    03 Sosialisasi Badan Kehumasan,Keputusan KPU 542 Tahun 2021 Oleh KPU Kuansing
    04 RAYAKAN HUT ILMU KOMUNIKASI UNRI, COMUTIVE EO TUTUP RANGKAIAN ACARA DI MALL
    05 Di Rapat Paripurna DPRD, Bupati Darma Wijaya Ajak Seluruh Pihak Bangun Sergai
    06 Usai Galang Dana, Guru Dan Murid SMPN 01 Koto Baru, Santuni Siswi Korban Kebakaran
    07 Kapolda Riau Terima Penghargaan Komisi Informasi (KI) Award Riau 2021
    08 Kapolsek Imbau Masyarakat Hentikan Aktifitas PETI
    09 Pemkot Sungai Penuh Peringati HUT Korpri Ke-50, Ahmadi: Tingkatkan Netralistas dan Profesionalisme
    10 Pejabat Struktural Lapas Muara Enim Notabene Merupakan Role Model Dan Agen Of Change
    11 Bupati Pelalawan Zukri Didampingi Kadis Pendidikan, Resmikan SDN 029 Desa Kesuma Jaya
    12 Bupati Adirozal Sambut Kedatangan Menko PMK Kebumi Sakti Alam Kerinci
    13 Bersama Menko PMK, Wako Ahmadi & Wawako Antos Hadiri Milad Muhammadiyah Ke-109
    14 Buka Latihan Berganda Brimob Remaja, Kapolda: Taklukkan Bukit Barisan Ini, Buru Perusak Hutan
    15 Kapolda Riau Back Up Pemberantasan Illegal Logging, 100 Personel Brimob Diturunkan
    16 Satreskrim Polres Tekuk Meranti Tangkap Pelaku Tindak Pidana Illegal Logging Diperairan Merbau
    17 Ketua FPK Kabupaten Pelalawan Menjadi Narasumber Rapat Koordinasi Penguatan Organisasi
    18 Prostitusi Marak, Warung Remang-Remang Bebas Beraktifitas di Dekat Perkantoran Pemda Kuansing
    19 Pemda Kuansing Lambat Panggil PT CRS, KUD Langgeng Mulai Resah
    20 Polda Riau Temukan Illegal Logging Lewat Pantauan Udara,Kapolda:Kita Fokus Penyelamatan Hutan Riau
    21 Camat Langgam Pembina Upacara Peringatan Hari Guru Ke-76 Tahun 2021
    22 Wawako Antos Sambut Kunjungan Kapolda Jambi dalam Rangka Vaksinasi Massal
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA