Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Kemenkominfo Agar Masyarakat Hati-hati, Menggunakan Whatsapp dan Facebook
Selasa, 12-01-2021 - 22:16:58 WIB
Ilustrasi:Panggil Whatsapp, Kominfo Minta Masyarakat Hati-hati
TERKAIT:
 
  • Kemenkominfo Agar Masyarakat Hati-hati, Menggunakan Whatsapp dan Facebook
  •  

    Jakarta, LIPUTANONLINE.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menekankan agar masyarakat semakin berhati-hati memilih layanan online dengan membaca ketentuan penggunaan layanan. Hal ini diungkap setelah melakukan pertemuan dengan Whatsapp/ Facebook Asia Pasifik, Senin (11/1).

    Warga diimbau untuk membaca aturan kebijakan privasi serta dokumen syarat dan ketentuan, sebelum menggunakan suatu layanan dan memberikan persetujuan penggunaan data pribadi.

    Kominfo merekomendasikan agar masyarakat untuk semakin waspada dan bijak dalam menentukan pilihan media sosial yang mampu memberikan pelindungan data pribadi dan privasi.

    "Hal ini diperlukan agar masyarakat dapat terhindar dari dampak-dampak merugikan baik berupa penyalahgunaan atau penggunaan data pribadi yang tidak sesuai aturan (misuse or unlawful)," demikian tertulis dalam keterangan resmi yang dikutip CNN Indonesia.com, Senin (11/1).

    Selain itu, sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Kementerian Kominfo menekankan agar WhatsApp serta pihak-pihak terkait melakukan hal-hal sebagai berikut:

    1. Menjawab perhatian publik dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat Indonesia yang disampaikan secara lengkap, transparan, jelas, mudah dipahami dan dapat diakses oleh publik terkait pembaruan kebijakan privasi Whatsapp, khususnya terkait kekhawatiran masyarakat mengenai:

    a. jenis-jenis data pribadi yang dikumpulkan dan diproses oleh Whatsapp serta dibagikan kepada pihak ketiga;
    b. tujuan dan dasar kepentingan pemrosesan data pribadi;
    c. jaminan akuntabilitas pihak yang menggunakan data data pribadi;
    d. mekanisme yang tersedia bagi pengguna untuk melaksanakan hak-haknya, termasuk hak untuk menarik persetujuan serta hak-hak lain, yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku; dan
    e. hal-hal lain yang menjadi perhatian publik.

    2. Meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan peraturan perundang-perundangan yang mengatur tentang pelindungan data pribadi di Indonesia, antara lain:

    a. melaksanakan pemrosesan data pribadi sesuai dengan prinsip-prinsip yang berlaku;
    b. menyediakan formulir persetujuan pemrosesan data pribadi dalam Bahasa Indonesia;
    c. melakukan pendaftaran sistem elektronik;
    d. menjamin pemenuhan hak-hak pemilik data pribadi; dan
    e. kewajiban berdasarkan ketentuan-ketentuan lain sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Di sisi lain, Kominfo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait berusaha untuk pada kesempatan pertama menyelesaikan pembahasan Rencana Undang-Undang agar dapat segera ditetapkan menjadi Undang Undang tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

    UU PDP sendiri akan menjadi landasan hukum perlindungan data pribadi. Salah satu prinsip utama pemrosesan data pribadi yang diatur dalam RUU PDP mewajibkan pemanfaatan data pribadi harus dilakukan dengan dasar hukum (legal basis) yang sah, diataranya adalah persetujuan (consent) dari pemilik data. Hal ini sejalan dengan regulasi Pelindungan Data Pribadi di berbagai negara, termasuk GDPR Uni Eropa.

    Pembahasan RUU PDP sendiri saat ini masih dalam pembahasan Komisi I DPR dengan Panitia Kerja Pemerintah. Diharapkan aturan ini dapat selesai awal 2021.




     
    Berita Lainnya :
  • Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Di Kota Medan
  • Kerjasama dengan BI Kalbar, Kodam XII/Tpr Sosialisasikan QRIS Kepada Prajurit
  • Pengurus Pokdar Kamtibmas Resort Pelalawan Riau Lakukan Audensi Dengan Kejari Pelalawan
  • Gebyar Vaksin Presisi Polres Sawahlunto di Pasar Sapan
  • Peduli Sosial Alumni Akabri 99 Riau Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Di Kota Medan
    02 Kerjasama dengan BI Kalbar, Kodam XII/Tpr Sosialisasikan QRIS Kepada Prajurit
    03 Pengurus Pokdar Kamtibmas Resort Pelalawan Riau Lakukan Audensi Dengan Kejari Pelalawan
    04 Gebyar Vaksin Presisi Polres Sawahlunto di Pasar Sapan
    05 Peduli Sosial Alumni Akabri 99 Riau Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    06 Aksi Unjuk Rasa Mahasiwa Rohil, Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada Bupati Afrizal Sintong
    07 Menata Kota Sei Rampah Lewat Relokasi Pasar
    08 Progres Crossing PIPA Kontraktor Pertamina Lamban Akibatkan Jalan Nasional Rusak
    09 Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi Pimpin Warga Tasuka Bersih Bersih
    10 Serbuan Vaksinasi Diiringi Bantuan Sosial di Bitung Sulut
    11 Kasi Propam Polres Sidrap Sosialisasikan Aplikasi Propam Presisi, Ini Tujuannya
    12 Kajari Kuansing Optimis Kasus Hotel Kuansing dan Pasar Modern Tuntas Tahun Ini
    13 Gubri Syamsuar Ganti Andi Putra Dengan Suhardiman Amby
    14 Pemdes Muaro Sentajo Bagikan BLT DD Tahap 10
    15 Bupati Kuansing Andi Putra Yang Berseteru Dengan Kejari Kuasing, KPK yang Menangkap
    16 Elviriadi: Pentingnya Ideologi Kaderesasi Untuk Kader Kader Muda Muhammadiyah
    17 Gelap Mata Gegara Mantan Pacar, Seorang Pria di Sidrap Parangi Korban
    18 Ranperda KUA-PPAS dan Infrastruktur Perumahan-Permukiman Kabupaten Sergai Disetujui DPRD 
    19 Danlanud Sam Ratulangi Peringati HUT Korpakhasau ke-74 di Kalawiran
    20 Tegas Kapolri: Pecat Tidak Hormat Dan Pidanakan Oknum Polisi Yang Melanggar Aturan
    21 Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar!
    22 Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II, Kapolda Riau Tekankan Hal Ini
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA