Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Polisi Tetapkan Guru SMP sebagai Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman
Sabtu, 22-02-2020 - 22:45:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Polisi Tetapkan Guru SMP sebagai Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman
  •  

    YOGYAKARTA, Liputanonline.com - Polisi menetapkan satu orang berinisial IYA sebagai tersangka dalam tragedi susur sungai siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

    Satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka ini merupakan pembina Pramuka sekaligus guru SMP Negeri 1 Turi.

    "Sampai dengan saat ini, kita sudah melakukan pemeriksaan kepada paling tidak ada 13 orang," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2020).

    Yuliyanto menyampaikan, ada tiga kelompok dari 13 orang yang menjalani pemeriksaan.

    Kelompok pertama adalah pembina Pramuka yang berjumlah tujuh orang.

    "Tujuh orang ini, enam orang ikut ke lokasi, satu orang tinggal di sekolah karena menunggu barang-barang anak-anak itu," kata Yuliyanto.

    Kemudian, enam orang pembina ikut mengantar peserta ke sungai. Lalu, empat orang ikut turun ke dalam sungai.

    "Satu, begitu sampai di lokasi, pergi meninggalkan lokasi karena ada keperluan. Satu lagi menunggu di titik finish-nya. Jarak kira-kira dari start ke finish direncanakan panjang 1 kilometer," kata Yuliyanto.

    Kelompok kedua yang dilakukan pemeriksaan adalah Kwarcab Pramuka Kabupaten Sleman.

    Ada tiga orang yang dilakukan pemeriksaan.

    "Kenapa diperiksa, karena kita ingin tahu bagaimana aturan-aturan yang ada di kepramukaan berkaitan dengan manajemen risiko kegiatan Pramuka," ucap dia.

    Kelompok ketiga yang dilakukan pemeriksaan adalah warga yang ada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

    Polisi pun telah menaikan status penyelidikan menjadi penyidikan.

    Sehingga, polisi telah menetapkan salah satu dari para saksi itu menjadi tersangka.

    "Kita telah menaikan salah satu dari saksi itu dengan inisial IYA menjadi tersangka. Sampai dengan saat ini yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan, BAP sebagai tersangka," kata Yuliyanto.

    Pasal yang dikenakan adalah Pasal 359 KUHP, tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

    Selain itu, polisi mengenakan Pasal 360 KUHP, karena kelalaian menyebabkan orang lain luka-luka. Ancamanya hukuman maksimal 5 tahun penjara.

    "Iya pembina. Dia juga sebagai guru di SMP itu. Belum (penahanan), kita masih melakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Apakah nanti ditahan atau tidak, kita lihat pertimbangan dari penyidik," ucap Yuliyanto.

    Terkait apakah akan ada tersangka tambahan, polisi masih akan melihat dari hasil pemeriksaan saksi-saksi.

    Sebab, dari peserta masih belum dilakukan pemeriksaan.

    "Nanti dilihat dari pemeriksaan saksi-saksi, karena dari pihak anak-anak, pihak peserta Pramuka belum kita lakukan pemeriksaan, karena pertimbangan bahwa mereka masih trauma akan peristiwa kemarin," ujar dia.

    Polda DIY juga telah menyiapkan tim trauma healing.

    Nantinya, ketika para siswa yang sudah masuk sekolah akan diberikan pendampingan psikologis.

    "Ketika mereka besok masuk sekolah, kita akan lakukan terapi secara psikologis kepada anak-anak itu," kata Yuliyanto.(red)

    Artikel ini telah tayang:
    Kompas.Com



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolsek Kuantan Mudik dan Kapolsek LTD Adakan Kegiatan Jumat Barokah Bersedekah Sembako
  • Tutup Manasik Tingkat Kabupaten, Bupati Rohil Sebut Akan Berikan Pelayanan Maksimal
  • Dato' Hamka Terima Mandat Sebagai Panglima Pasukan Adat Gagak Hitam Kota Dumai
  • Pelaku PETI Kabur,Saat dilakukan Upaya Penangkapan
  • Terima Audensi Dari BEM Se-Riau,Ida Yulita Susanti:Ini Murni Silaturahmi Dan Membangun Sinergitas
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kapolsek Kuantan Mudik dan Kapolsek LTD Adakan Kegiatan Jumat Barokah Bersedekah Sembako
    02 Tutup Manasik Tingkat Kabupaten, Bupati Rohil Sebut Akan Berikan Pelayanan Maksimal
    03 Dato' Hamka Terima Mandat Sebagai Panglima Pasukan Adat Gagak Hitam Kota Dumai
    04 Pelaku PETI Kabur,Saat dilakukan Upaya Penangkapan
    05 Terima Audensi Dari BEM Se-Riau,Ida Yulita Susanti:Ini Murni Silaturahmi Dan Membangun Sinergitas
    06 Wako Ahmadi Buka Secara Resmi Sosialisasi ETPD, SIMDA & SIPD
    07 Hadiri Festival Tunggang Langgang DKD, Bupati Rohil Minta Kesenian Terus Dikembangkan
    08 Oknum Marga Lubis Sebut Pemangku Adat Tambang Tarantang Rampas Tanahnya
    09 Lagi,Satres Narkoba Polres Kuansing Kembali Amankan Pengedar Shabu di Muara Lembu Singingi Kuansing
    10 Hibah MCC Gagal, Ida: Wajar, Legalitas Lahan Sampai Saat Ini Tidak Jelas
    11 Satres Narkoba Polres Kuansing Bekuk Pelaku Pengedar Narkoba Saat dalam Kamar Wisma di Kuansing
    12 DPRD Rohil Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Kerja Pansus Dan LKPJ Bupati Tahun 2021
    13 Segenap Karyawan PT UKM dan Perwakilan Kelompok Tani Ucapkan,Terima Kasih ke Presiden Jokowi
    14 Kejari Panggil Empat Saksi Buru Otak Dugaan Korupsi BPRS Kota
    15 Jum'at Barokah,Kapolsek Berikan Bantuan Sembako Kepada Lansia dan Warga Kurang Mampu
    16 Halal bi Halal IKLA Kuansing Berjalan Dengan Rasa Penuh Kekeluargaan
    17 Kenal Pamit Kapolsek Kuantan Hilir dan Kanit 1 ResNarkoba, Kapolres Kuansing
    18 Kapolres Kuansing Diwakili Waka Hadiri Pemusnahan Barang Bukti di Kantor Kejaksaan Negeri
    19 Polsek Singingi Kembali Tertibkan Aktifitas PETI di Kelurahan Muara Lembu
    20 Sebanyak 122 Warga Kepenghuluan Bagan Nibung Terima Sertifikat Tanah Gratis
    21 Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Kuansing Bekuk Pengedar Shabu di Pasar Benai Kuansing
    22 Kasi Intel Sertijab,Rinaldy Jabat Kasi Pidum Kajari Lampung Selatan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA