Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Pansus 1 DPRD Luwu Timur Kunker ke Enrekang terkait Masyarakat Adat
Rabu, 02-12-2020 - 20:26:49 WIB
Pansus 1 DPRD Luwu Timur Kunker ke Enrekang terkait Masyarakat Adat
TERKAIT:
 
  • Pansus 1 DPRD Luwu Timur Kunker ke Enrekang terkait Masyarakat Adat
  •  

    ENREKANG, Liputanonline.com - Pansus 1 DPRD Kabupaten luwu timur lakukan kunjungan kerja terkait Raperda tentang pedoman pengakuan dan perlindungan masyarakat dan hukum adat di kabupaten Enrekang, Rabu (02/12/2010) di Desa Mandatte, Anggeraja.

    Rombongan tim pansus 1 DPRD Luwu Timur yang berkunjung ke Enrekang diantaranya Abduh, S.Ag  sebagai ketua pansus dari Fraksi PKB, Alpian Alwi, fraksi Hanura dan Samuel dari fraksi Nasdem.

    Rombongan DPRD Luwu Timur disambut oleh Sekda Enrekang, H. Baba, Kadis Lingkungan Hidup Mursalim Bagenda, Kepala Bapemdes Enrekang Subeda Bando, Ketua PD Aman Enrekang Paundanan Embong Bulan, dan tokoh masyarakat Adat.

    Sekda Enrekang, H. Baba dalam kesempatan nya menyampaikan terimakasih nya mewakili pemda Enrekang karena ini merupakan satu penghargaan kepada Kabupaten Enrekang yang menjadi lokasi studi banding.

    "Kita apresiasi kunjungi pansus ini, terimakasih atas penghargaan nya dengan adanya komunitas masyarakat adat ini. Diskusi nya tadi telah berjalan dan saya kira kita di enrekang sangat mendukung teman-teman DPRD luwu timur dalam penyusunan penyempurnaan perda masyarakat adat ini," kata Sekda Enrekang.

    Menurut pengakuan anggota Pansus DPRD Luwu Alpian Alwi, tujuan kunjungan kerja ke enrekang adalah untuk mengetahui bagaimana lika-liku sehingga perda Masyarakat adat ini bisa terealisasi.

    "Saat ini Raperda sementara kami godok, dan kami kesini belajar karena Enrekang telah lebih dahulu mengeluarkan perda masyarakat adat ini. Dan setelah kembali ke luwu timur tentu kami akan melakukan pembahasan dengan teman-teman pansus dan hasil dari Enrekang akan kami jadikan rujukan," tutur Alpian.

    Ketua Pimpinan Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD Aman ) Massenrenpulu Kabupaten Enrekang, Paundanan Embong Bulan, SH menjelaskan, proses hingga mendapat pengakuan sebagai masyarakat adat itu panjang dan butuh waktu.

    "Masyarakat adat itu butuh pengakuan oleh pemerintah, yang tertuang di dalam SK pengakuan. Seperti perda bupati No. 1 tentang pengakuan masyarakat adat secara subjek di enrekang. Dan pengakuan dari kementerian dalam negeri secara objek," ujar Ketua PD Aman Enrekang.

    Dia berpesan kepada tim pansus DPDR dari luwu timur, bahwa untuk membentuk Masyarakat Hukum Adat (MHA) harus berlandaskan Perda dan peraturan kemendagri karena untuk membentuk kepanitiaan harus ada pegangan terlebih dahulu.

    Paundanan Embong Bulan juga menyampaikan, PD Aman Enrekang punya program kerja untuk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat.

    "Aman juga memiliki program kerja, dan salah satu program kami adalah Kedulatan pangan dan kemandirian masyarakat adat," tutur nya.(Achi)



    Editor : Mulyadi




     
    Berita Lainnya :
  • Wisata di Pekanbaru Boleh Buka, Namun Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
  • Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit And Proper Test 
  • Panitia Konferkab Buka Pendaftaran Calon Ketua PWI Sidrap-Enrekang
  • Pengurus PKS Kota Pekanbaru,Diskusi Soal Sampah dengan Walikota Pekanbaru
  • Bupati Sidrap Melepas Bantuan Bagi Korban Gempa Di Sulbar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wisata di Pekanbaru Boleh Buka, Namun Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
    02 Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit And Proper Test 
    03 Panitia Konferkab Buka Pendaftaran Calon Ketua PWI Sidrap-Enrekang
    04 Pengurus PKS Kota Pekanbaru,Diskusi Soal Sampah dengan Walikota Pekanbaru
    05 Bupati Sidrap Melepas Bantuan Bagi Korban Gempa Di Sulbar
    06 Lapangan Maiwa Bakal Dipugar Jadi Sport Centre Berfungsi Ganda
    07 Pendistribusian Bantuan Korban Bencana Alam Di Sulbar Dandim 1420 Satu Komando Pengendalian
    08 Seorang Remaja Meregang Nyawa Dianiaya Orang Tak Dikenal
    09 Polres Sidrap Andil Kemanusiaan, Kirim Logistik ke Sulbar bersama Bantuan Pemkab Sidrap
    10 Polda Riau Gagas Dialog Interaktif bertema Riau Sejahtera, Polri Dan Masyarakat Menjaga
    11 Wabup Tegaskan Komitmen Pemkab Sergai Galakkan Zakat,Adakan Audiensi Dengan Baznas
    12 Kapolres Enrekang Lepas Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Gempa Sulawesi Barat
    13 Wali Kota Pekanbaru Terima Audiensi PT CPI,Wali Kota Ucapkan Terimakasih Atas Bantuannya
    14 Personel Dishub Pekanbaru,BPTD Riau dan Kepolisian,Memasang Rambu Jalan Satu Arah Ruas Jalan S Parma
    15 Rencana Belajar Tatap Muka di Kabupaten Pelalawan Menunggu Izin Satgas Covid-19
    16 Diduga Dinas PMD Rohil Bermain Pilpeng Tanjung Leban,Masyarakat Minta Penghulu Terpilih Dilantik
    17 Pria di Inhu Perkosa Anak di Bawah Umur, Modus Ajak Beli Nasi Bungkus
    18 Judi Jenis Togel Seorang Tionghoa,Di Amankan Unit Reskrim Polsek Bangko Polres Rohil Di Rumahnya
    19 Masa Jabatan Plh Sekda Pemprov Telah Berakhir, Tunggu Petunjuk Mendagri Usulkan Pj Sekda
    20 Tuan Rumah Pemkab Sidrap Lakukan Rapat Persiapan STQ XXXII Tingkat Provinsi
    21 Dinas PMD Enrekang Minta PPDI Bantu Akselerasi Pelayanan di Desa
    22 Kasus Pengelolaan Sampah di Pekanbaru,Kejati Riau Belum Terima SPDP
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA