Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Konferensi Pers KPK, Dikasus Edhy Prabowo OTT
Kamis, 26-11-2020 - 20:01:24 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait dengan urusan ekspor benih lobster atau benur.
TERKAIT:
 
  • Konferensi Pers KPK, Dikasus Edhy Prabowo OTT
  •  

    Jakarta, Liputanonline.com - KPK memastikan ada pemberi suap lain ke Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam perkara suap ekspor benur. KPK juga belum mau membuka apakah ada tersangka baru atau tidak dalam perkara ini.

    "Apakah ada tersangka baru atau tidak karena dari proses dimungkinkan bukan hanya orang-orang sini saja yang terlibat," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2020).

    Karyoto menyebut pihaknya saat ini masih terfokus pada 7 tersangka yang memiliki peran dominan dalam proses perizinan ataupun proses pengumpulan. Karyoto menyebut pihaknya akan menelisik terlebih dahulu peran tiap tersangka dalam perkara ini.

    "Tapi dari yang sekarang ini yang betul-betul dominan melakukan perbuatan yang terkait dengan proses perizinan maupun proses pengumpulan, yang jelas nanti akan kita ambil keterangannya untuk tersangka nanti kita lihat perannya masing-masing," ungkapnya.

    Dalam kasus ini ada tujuh orang jadi tersangka:

    Sebagai penerima:
    1. Edhy Prabowo (EP) sebagai Menteri KKP;
    2. Safri (SAF) sebagai Stafsus Menteri KKP;
    3. Andreau Pribadi Misanta (APM) sebagai Stafsus Menteri KKP;
    4. Siswadi (SWD) sebagai Pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK);
    5. Ainul Faqih (AF) sebagai Staf istri Menteri KKP; dan
    6. Amiril Mukminin (AM)

    Sebagai pemberi:
    7. Suharjito (SJT) sebagai Direktur PT Dua Putra Perkasa (PT DPP)

    Edhy diduga menerima suap terkait dengan perizinan tambak, usaha, dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya pada 2020. Duit-duit dari perusahaan-perusahaan yang berminat menjadi eksportir benur itu masuk ke rekening PT ACK. Adapun PT ACK sendiri, yang dipegang oleh Amri dan Ahmad Bahtiar, diduga merupakan calon yang diajukan pihak Edhy Prabowo serta Yudi Surya Atmaja. Duit dari rekening PT ACK kemudian ditarik masuk ke rekening Amri dan Ahmad Bahtiar.

    "Masing-masing dengan total Rp 9,8 miliar," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Rabu (25/11).

    Kemudian KPK menduga ada terdapat transfer dari rekening Ahmad Bahtiar ke rekening Ainul Faqih (staf istri Edhy) sebesar Rp 3,4 miliar yang diperuntukkan bagi keperluan Edhy Prabowo, istrinya bernama Iis Rosyati Dewi, stafsus Edhy bernama Safri, dan stafsus Edhy bernama Andreau Pribadi Misanta. Duit Rp 3,4 miliar itu dipakai belanja-belanja di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat (AS).

    Keenam tersangka penerima disangkakan Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

    Sedangkan tersangka pemberi disangkakan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.




     
    Berita Lainnya :
  • Wisata di Pekanbaru Boleh Buka, Namun Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
  • Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit And Proper Test 
  • Panitia Konferkab Buka Pendaftaran Calon Ketua PWI Sidrap-Enrekang
  • Pengurus PKS Kota Pekanbaru,Diskusi Soal Sampah dengan Walikota Pekanbaru
  • Bupati Sidrap Melepas Bantuan Bagi Korban Gempa Di Sulbar
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wisata di Pekanbaru Boleh Buka, Namun Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
    02 Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit And Proper Test 
    03 Panitia Konferkab Buka Pendaftaran Calon Ketua PWI Sidrap-Enrekang
    04 Pengurus PKS Kota Pekanbaru,Diskusi Soal Sampah dengan Walikota Pekanbaru
    05 Bupati Sidrap Melepas Bantuan Bagi Korban Gempa Di Sulbar
    06 Lapangan Maiwa Bakal Dipugar Jadi Sport Centre Berfungsi Ganda
    07 Pendistribusian Bantuan Korban Bencana Alam Di Sulbar Dandim 1420 Satu Komando Pengendalian
    08 Seorang Remaja Meregang Nyawa Dianiaya Orang Tak Dikenal
    09 Polres Sidrap Andil Kemanusiaan, Kirim Logistik ke Sulbar bersama Bantuan Pemkab Sidrap
    10 Polda Riau Gagas Dialog Interaktif bertema Riau Sejahtera, Polri Dan Masyarakat Menjaga
    11 Wabup Tegaskan Komitmen Pemkab Sergai Galakkan Zakat,Adakan Audiensi Dengan Baznas
    12 Kapolres Enrekang Lepas Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Gempa Sulawesi Barat
    13 Wali Kota Pekanbaru Terima Audiensi PT CPI,Wali Kota Ucapkan Terimakasih Atas Bantuannya
    14 Personel Dishub Pekanbaru,BPTD Riau dan Kepolisian,Memasang Rambu Jalan Satu Arah Ruas Jalan S Parma
    15 Rencana Belajar Tatap Muka di Kabupaten Pelalawan Menunggu Izin Satgas Covid-19
    16 Diduga Dinas PMD Rohil Bermain Pilpeng Tanjung Leban,Masyarakat Minta Penghulu Terpilih Dilantik
    17 Pria di Inhu Perkosa Anak di Bawah Umur, Modus Ajak Beli Nasi Bungkus
    18 Judi Jenis Togel Seorang Tionghoa,Di Amankan Unit Reskrim Polsek Bangko Polres Rohil Di Rumahnya
    19 Masa Jabatan Plh Sekda Pemprov Telah Berakhir, Tunggu Petunjuk Mendagri Usulkan Pj Sekda
    20 Tuan Rumah Pemkab Sidrap Lakukan Rapat Persiapan STQ XXXII Tingkat Provinsi
    21 Dinas PMD Enrekang Minta PPDI Bantu Akselerasi Pelayanan di Desa
    22 Kasus Pengelolaan Sampah di Pekanbaru,Kejati Riau Belum Terima SPDP
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA