Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Dijanjikan Gaji 15 Juta Pemuda RI Ini, Bawa 19 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Gunakan Sepeda Motor
Selasa, 27-10-2020 - 15:55:45 WIB
BNN Provinsi Riau kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional.
TERKAIT:
 
  • Dijanjikan Gaji 15 Juta Pemuda RI Ini, Bawa 19 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Gunakan Sepeda Motor
  •  

    PEKANBARU, Liputanonline.com - Badan Narkotika Nasonal (BNN) Provinsi Riau kembali mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional. Seorang tersangka berinisial RI ditangkap dengan barang bukti 19 Kg sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi.

    RI dijanjikan mendapat upah sebesar Rp15 juta untuk membawa barang haram tersebut.

    "Ini jaringan internasional, Malaysia, Dumai (Indonesia)," ujar Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy, saat press release penangkapan tersangka di Kantor BNNP Riau, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru, Selasa (27/10/2020).

    Kenedy menjelaskan, tersangka ditangkap di Jalan Lintas Sumatera, Simpang Manggala Jhonson, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir pada Senin (26/10/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Penangkapan berawal dari adanya laporan ke BNNP Riau pada Jumat, 23 Oktober 2020, terkait adanya narkotika masuk dari Malaysia melalui Dumai. Tim Pemberantasan langsung ke Dumai melakukan penyelidikan hingga pukul 24.00 WIB.

    Tidak lama, tim melihat satu unit kapal pompong bergerak dari Dumai menjemput narkotika. "Kami menunggu sambil melakukan profiling atas informasi yang didapat dan memonitor," kata Kenedy.

    Setelah beberapa jam menunggu, tim mendapat informasi kalau barang sudah masuk ke Dumai dan akan dibawa dengan sepeda motor ke Kabupaten Rokan Hilir. Tim melakukan pembuntutan terhadap tersangka.

    "Awalnya (tersangka) masih DPO (Daftar Pencarian Orang) tapi kami sudah kantongi nama dan alamat lengkapnya. Kami melakukan pembuntutan atau pengejaran," kata Kenedy.

    Selama pengejaran pada Sabtu (24/10/2020), tim sempat kehilangan jejak karena tersangka yang mengendarai sepeda motor dengan kencang melewati daerah Bukit Kapur dan masuk ke kebun sawit. "Akhirnya pelaku dapat ditangkap," ucap Kenedy.

    Petugas menggeledah tas punggung yang dibawa Ri. Di dalamnya didapat 19 bungkus sabu dengan berat 19 Kg, dan 10 ribu butir pil ekstasi warna coklat muda dan biru. Sebagai barang bukti juga disita sepeda motor yang digunakan tersangka, uang Rp450 ribu dan kartu ATM.

    Pengakuan RI, barang haram itu akan diedarkan di daerah Mahato, Kabupaten Rokan Hilir. "Barang akan diedarkan di Riau dan perbatasan Riau, dengan Sumatera Utara," ungkap Kenedy.

    Untuk membawa sabu ke Mahato, RI dijanjikan mendapat upah sebesar Rp15 juta. Nantinya, barang diambil seseorang untuk selanjutnya diedarkan. "Dia (tersangka) hanya kurir. Di Mahato sudah ada yang menunggu," kata Kenedy.

    Ri mengaku menjalani bisnis ilegal itu karena tidak punya pekerjaan selepas dari SMA. Dia sudah dua kali mengambil sabu dari Dumai untuk dibawa ke Mahato. "Pelaku juga konsumsi sabu, dan ketagihan," tutur Kenedy.

    Saat ini, tim masih melakukan pengembangan kasus dan memburu orang yang menyebabkan narkotika kepada Ri. Identitasnya sudah dikantongi. "Kami lakukan pengejaran," tegas Kenedy.

    Terhadap Ri, dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya pidana penjara seumur hidup.




    Sumber: Cakaplah.com




     
    Berita Lainnya :
  • Direktur RS Ummi Dilaporkan Tidak Terbuka Dengan Satgas Covid-19,Polri Akan Periksa Direktur
  • Alasan Messi Lepas Seragam Barcelona
  • Istri-istri Pejabat Eselon II Pemprov Riau Positif Covid-19, Diduga Klaster Dharma Wanita
  • The Zuri Hotel Pekanbaru, Terapkan Protokol Kesehatan Wajib Pakai Masker
  • AC Milan Berhasil Mengalahkan Fiorentina 2-0 di Stadion San Siro
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Direktur RS Ummi Dilaporkan Tidak Terbuka Dengan Satgas Covid-19,Polri Akan Periksa Direktur
    02 Alasan Messi Lepas Seragam Barcelona
    03 Istri-istri Pejabat Eselon II Pemprov Riau Positif Covid-19, Diduga Klaster Dharma Wanita
    04 The Zuri Hotel Pekanbaru, Terapkan Protokol Kesehatan Wajib Pakai Masker
    05 AC Milan Berhasil Mengalahkan Fiorentina 2-0 di Stadion San Siro
    06 Pemerintah hingga Senayan Mengutuk Pembunuhan Sadis
    07 Menko Polhukam Mahfud:Menyesalkan Sikap Pimpinan FPI Rizieq Syihab Menolak Tes Swad
    08 Mau Awet Muda Seperti, Gen dan Kakak Elizabeth Hurley Usia 57 Dikira 30 Tahun
    09 Sosialisasi Program Gendre Mitra Kerja, Remaja Harap Bisa Menjadi Motivator
    10 Polisi Amankan Dua Unit Sepeda Motor, Balap Liar di Jalan Pramuka Selatpanjang
    11 Andi Tatat Direktur Utama RS UMMI: Habib Rizieq Minta Pulang Sendiri
    12 Polda Sulawesi Tengah: Tidak Ada Gereja yang Dibakar
    13 Ketua Bidang: Kami Hormati Privasi HRS tapi RS Wajib Sampaikan Hasil Swab Pasien
    14 Zidane Khawatir dengan Madrid
    15 Begini Respons Wawalkot Cimahi Soal Ajay Terjerat OTT KPK, Saat Muncul ke Publik
    16 Milad Muhammadiyah 108 di pusatkan di kaki gunung latimojong
    17 PKM Pangkajene Gelar Berbagi Kegiatan Untuk Menpererat Kebersamaan Di Momen HKN Ke-56
    18 Dinas Lingkungan Hidup Lakukan Peninjauan Pembangunan Hutan Kota, Sudah Mencapai 60 Persen Fisik
    19 Obat Pusing Kepala Melayang, Cara Mengobati Ini Solusinya
    20 Lionel Messi Kontraknya akan Habis di Barcelona Pada Musim Panas 2021 Nanti
    21 Satu Keluarga di Sigi Dibunuh Sadis, Kapolda Sulteng: Pelaku DPO MIT
    22 Pajak Daerah Tahun 2020 Capai Target,Bapenda Pekanbaru Optimis
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA