Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Menolak UU Ciptaker Tetap Berjuang, SBY Kirim Pesan ke Kader
Senin, 26-10-2020 - 07:47:01 WIB
Eks Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
TERKAIT:
 
  • Menolak UU Ciptaker Tetap Berjuang, SBY Kirim Pesan ke Kader
  •  

    Liputanonline.com - Mantan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengirimkan pesan kepada kader parpol tersebut terkait omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker).

    Diketahui, dalam rapat paripurna DPR pada 5 Oktober lalu, Fraksi Demokrat menolak pengesahan UU Ciptaker. Setelah para kadernya mencoba menyuarakan suara di rapat tersebut, Fraksi Demokrat memutuskan keluar alias walk out.

    "Meskipun kita kalah dalam memperjuangkan hadirnya undang-undang yang lebih baik dan mendapatkan dukungan rakyat yang lebih luas, saya harap para kader Demokrat tidak patah dan tidak menyerah," ujar SBY dalam pesannya seperti yang CNNIndonesia.com terima dari Kepala badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Demokrat, Ossy Dermawan, Minggu (25/10).

    SBY menekankan apa yang telah dilakukan Fraksi Demokrat adalah wujud dari tugas dan pertanggungjawaban konstitusional di parlemen. Ia pun meminta para kader tak putus asa meskipun rapat paripurna kala itu memutuskan menerima omnibus law ciptaker jadi undang-undang.

    "Kalah itu biasa dalam sebuah perjuangan. Seringkali pula, kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunda. Teruslah secara gigih memperjuangkan kepentingan rakyat, dengan cara-cara yang baik dan tepat, serta sesuai dengan konstitusi. Selamat berjuang, insya Allah Tuhan akan membimbing dan memberikan kekuatan kepada kita semua," tutur Presiden keenam RI tersebut.

    Menyikapi pesan SBY, Ossy mengatakan, "Kami berpandangan bahwa pesan Bapak SBY ini senada dengan apa yang disampaikan ketika beliau menyampaikan Pidato Perpisahan (Farewell) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pada tanggal 15 Maret 2020, 7 bulan lalu."

    Pihaknya pun berharap pesan dari SBY itu bisa memotivasi dan menginspirasi semangat kader Demokrat dalam melanjutkan perjuangan.

    Setelah SBY turun tahta pada Maret lalu, kepemimpinan Demokrat kini dipegang putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    Pada 5 Oktober lalu, setelah rapat paripurna di parlemen selesai, AHY dalam keterangan tertulisnya menyatakan meminta maaf tak dapat membendung pengesahan omnibus law Ciptaker.

    AHY berkata partainya tak memiliki cukup suara untuk menjegal produk legislasi tersebut. Meskipun demikian, kata dia, Demokrat harus berkoalisi dengan kaum buruh dan pekerja yang paling terdampak oleh krisis pandemi dan ekonomi dalam menyikapi RUU Ciptaker.

    "No one is left behind. Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit. Tuhan bersama kita," kata AHY.

    DPR bersama pemerintah mengesahkan RUU Cipta Kerja di tengah penolakan elemen buruh, aktivis lingkungan dan HAM. Dalam rapat paripurna DPR hanya dua fraksi yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja, yakni Fraksi Demokrat dan PKS. Selebihnya, enam fraksi lain menyetujui RUU tersebut.

    Naskah omnibus law Ciptaker itu sendiri saat ini telah berada di tangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). DPR menyerahkannya pada 14 Oktober lalu untuk ditandatangani lalu dimasukkan ke dalam lembar negara guna diperundangkan.

    Di satu sisi, gelombang aksi penolakan UU Ciptaker masih terus terjadi di sejumlah kota di Indonesia sejak 5 Oktober lalu. Selain itu, keberadaan naskah Ciptaker juga masih membingungkan sejumlah pihak karena jumlah halaman yang berubah-ubah pascarapat paripurna DPR pad 5 Oktober lalu.



    Sumber:Cnnindonesia.com




     
    Berita Lainnya :
  • Papan atas Antara Ajax Amsterdam Vs Twente
  • Terlontar Dari Pelaku Mengancam akan Membunuh Menkopolhukam Mahfud Md
  • Gelar Perkara Penganiayaan Polsek Kepenuhan Tidak Keproses Sidik,Konfrontir Antara Korban dan Saksi
  • Komisi III DPR RI Minta Kejati Riau Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos di Siak
  • HRS Akan Dijemput Paksa Jika Absen Panggilan Kedua? Ini Kata Kapolda Metro
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Papan atas Antara Ajax Amsterdam Vs Twente
    02 Terlontar Dari Pelaku Mengancam akan Membunuh Menkopolhukam Mahfud Md
    03 Gelar Perkara Penganiayaan Polsek Kepenuhan Tidak Keproses Sidik,Konfrontir Antara Korban dan Saksi
    04 Komisi III DPR RI Minta Kejati Riau Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos di Siak
    05 HRS Akan Dijemput Paksa Jika Absen Panggilan Kedua? Ini Kata Kapolda Metro
    06 Khoirun Azwandi : Gunakan Hak Pilih Dengan Bijak, Jangan Golput,Karna Golput Bukan Solusi
    07 Polres Enrekang dan Kodim 1419 Enrekang Latih Tanding Volly Untuk Menjaga Imun
    08 Sat Lantas Polres Enrekang Datangi TKP Kecelakaan Menyebabkan Seorang Wanita Meninggal
    09 KNPI Kampar Berikan Bantuan Kali Ini Di Rumah Tahfidz As-syifatu Zahra Rumbio Jaya
    10 Bupati Kampar Dampingi Menteri Pertanian Lepas Ekspor Perdana Moggot di Kampar
    11 Bupati Banggai Laut, KPK Tetapkan Tersangka Suap
    12 Walikota Pekanbaru Melantik H Muhammad Jamil SAg MAg MSi Sebagai Sekda Kota Pekanbaru
    13 Dua Pelaku Ditahan, 4.110 Gram Sabu Dimusnahkan, Tiga DPO
    14 Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia 2007-2012 Hadinoto Soedigno Ditahan KPK
    15 Walikota Pekanbaru Tiga Tugas Khusus yang Diberikan ke Sekda Definitif
    16 Pemprov Terakhir Pencairan 23 Desember APBD 2020
    17 Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Pekanbaru Resmi Dilantik
    18 Indah Vidya Astuti, Mengajak Warganya untuk Menekuni Budidaya Cacing
    19 Apel Di Lapangan Mapolres Pelapasan Personil Yang Melaksanakan BKO Ke Polres Toraja Utara
    20 Arsenal Menang Telak 4-1 Atas Rapid Vienna
    21 Atas Penilaian LPPD, Raih Nilai 2,92, Kinerja Tinggi Pemkab Kampar
    22 Sidang Kasus Djoko Tjandra Jaksa Cecar Eks Ses NCB Interpol soal Surat Istri Djoko Tjandra
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA