Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Rakerda Gapeknas Jawa Timur, Ketua DPD RI Beberkan 10 Persoalan di Sektor Jasa Konstruksi
Minggu, 18-10-2020 - 22:24:58 WIB
Rakerda Gapeknas Jawa Timur, Ketua DPD RI Beberkan 10 Persoalan di Sektor Jasa Konstruksi
TERKAIT:
 
  • Rakerda Gapeknas Jawa Timur, Ketua DPD RI Beberkan 10 Persoalan di Sektor Jasa Konstruksi
  •  

    SURABAYA - LiputanOnline.com Di depan peserta Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (GAPEKNAS) Jawa Timur, ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan para pelaku usaha jasa konstruksi untuk siap memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

    Menurut LaNyalla, pelaku industri jasa konstruksi dalam negeri wajib untuk memperbaiki kualitas daya saing jasa dan industri konstruksi nasional seiring dengan efektif berlakunya Undang-Undang No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi pada awal tahun depan.

    “Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan 10(sepuluh) catatan permasalahan di dunia jasa konstruksi agar menjadi perhatian dan pembahasan dalam Rakerda kali ini sehingga para anggota Gapeknas lebih siap menyongsong penerapan UU tersebut,” tandas LaNyalla, Minggu (18/10/2020) di Surabaya.

    Menjadi sorotan pertama adalah fungsi pembinaan oleh pemerintah daerah yang belum maksimal menyentuh masyarakat jasa konstruksi, padahal pemerintah pusat melalui SE Mendagri Nomor 601 Tahun 2006 sudah membentuk Tim Pembina Jasa Konstruksi Daerah (TPJKD).

    “Tetapi beberapa daerah belum menindaklanjuti dengan membentuk unit yang struktural akibatnya pembinaan jasa konstruksi di daerah masih belum sepenuhnya efektif. Menurut saya hal ini harus menjadi perhatian Gapeknas Jawa Timur,” tukas LaNyalla yang juga pengusaha konstruksi itu.

    Hal itu termasuk penanganan konflik atau sengketa kontrak konstruksi dimana beberapa badan usaha jasa konstruksi kerap merasa dikriminalisasi dalam sengketa kontrak konstruksi. “Ini juga harus dipikirkan dan diadvokasi oleh organisasi,” imbuhnya.   

    Berikutnya, LaNyalla berharap Gapeknas mampu meningkatkan jumlah badan usaha dengan kualifikasi besar dan spesialis, bukan semakin banyak badan usaha dengan kualifikasi kecil dan generalis sehingga proyek jasa konstruksi kecil diperebutkan oleh ratusan kontraktor.

    LaNyalla juga menyinggung tentang masih banyaknya kasus kegagalan bangunan karena belum mematuhi ketentuan konstruksi berkelanjutan, padahal isu tersebut menjadi isu Global dan menjadi sorotan dunia Internasional.

    “Ini catatan yang menurut saya penting karena menyangkut isu masa depan usaha jasa konstruksi. Pengaruh industri konstruksi baik secara langsung atau tidak langsung berdampak kepada kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan. Ketiga aspek tersebut menjadi perhatian dunia Internasiona karena pembangunan tidak boleh mengorbankan daya dukung untuk kebutuhan generasi masa depan,” urai Senator asal Jawa Timur itu.

    Ditambahkan LaNyalla, konsep konstruksi berkelanjutan ini dilakukan dengan memperhatikan aspek penggunaan material, pemanfaatan energi, desain, kontribusi pada kehidupan sosial, perbaikan perekonomian, kontekstualitas dan nilai arsitektural serta kelayakan suatu konsep untuk diaplikasikan dalam skala lebih luas. “Saya berharap anggota Gapeknas harus mulai menyiapkan diri untuk menyongsong regulasi Internasional ini,” pungkasnya.

    Mantan ketua umum KADIN Jatim itu juga melakukan otokritik kepada para pengusaha jasa konstruksi tentang masih minimnya tenaga ahli dengan sertifikasi standar yang berlaku Internasional padahal hal itu menjadi syarat kerjasama badan usaha jasa konstruksi nasional dan asing yang masuk ke Indonesia.  

    Pembukaan Rakerda yang digelar di Graha KADIN Jatim itu dihadiri ketua umum DPP Gapeknas Manahara R Siahaan, ketua umum KADIN Jatim Adik Dwi Putranto serta beberapa pengusaha di bidang jasa konstruksi dan para pengurus Gapeknas se Jawa Timur. (Red)


     


    Editor : S Batee




     
    Berita Lainnya :
  • Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim Gantikan Edhy Prabowo, Ditunjuk Jokowi
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo,Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka
  • OTT Edhy Prabowo Menteri KKP, 13 Fakta yang Dijerat KPK
  • Oknum Anggota Polisi di Siak Diamankan Polresta Pekanbaru, Diduga Terlibat Narkotika
  • Bupati Sidrap Dan Dirut Petrokimia Kayaku Tanam Perdana di BPP Sereang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Luhut Jadi Menteri KKP Ad Interim Gantikan Edhy Prabowo, Ditunjuk Jokowi
    02 Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo,Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka
    03 OTT Edhy Prabowo Menteri KKP, 13 Fakta yang Dijerat KPK
    04 Oknum Anggota Polisi di Siak Diamankan Polresta Pekanbaru, Diduga Terlibat Narkotika
    05 Bupati Sidrap Dan Dirut Petrokimia Kayaku Tanam Perdana di BPP Sereang
    06 Pemkab Sidrap Dan Dinas Perpustakaan Kearsipan Sulsel Adakan Sosialisasi
    07 Baznas Sidrap Salurkan Bantuan Produktif Pemberdayaan Mustahiq
    08 BAZNAS Salurkan Bantuan Modal Kepada Mustahik
    09 Satuan Narkoba Polres Enrekang Menciduk Seorang Pemuda Saat Sedang Nongkrong Di Warkop
    10 Ayat Cahyadi Penuh Inspirasi Bersama PT Pegadaian Pekanbaru
    11 Komit Pemulihan Ekonomi Gelar Wibiner Enrekang
    12 Cegah Stunting, Hj Johra Menekankan Pentingnya Pengasuhan Tumbuh Kembang Balita
    13 FPI Membubarkan Secara Paksa Deklarasi 45, Penyidik Periksa Ketua Dan Anggota FPI Kota Pekanbaru
    14 Ayat Cahyadi Wakil Walikota Pekanbaru,Sampaikan Nota Rancangan APBD 2021,Tekankan Pemulihan Ekonomi
    15 Penilaian Dilakukan Tim Verifikasi KKS 2020, Camat Bukit Raya Apresiasi
    16 Di Serahterimakan Dua TPS3R Di sidrap" Ini Tujuanya..!
    17 LKD Enrekang Raih Juara 2 pada Malam Penganugerahan Kearsipan 2020
    18 M Haris Bupati Pelalawan: Menjadi Keluarga IPK Pelalawan
    19 Ditemukan Mayat Tanpa Identitas Depan Ruko Pondok Jamu di Pekanbaru
    20 HUT Pol Airud Ke- 70, Sat Pol Air Polres Siak Bersihkan Fasilitas Umum Di Tepian Sungai Siak
    21 JPKP ROHIL Datangi Kantor BAZNAS, Terkait Adanya Keluhan Masyarakat Yang Minta Kepastian Bantuan
    22 Kumpulkan Pengiat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Enrekang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA