Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Komisi II DPR Minta PKPU Bolehkan Konser Musik-Bazar untuk Kampanye Direvisi
Jumat, 18-09-2020 - 08:02:48 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa.
TERKAIT:
 
  • Komisi II DPR Minta PKPU Bolehkan Konser Musik-Bazar untuk Kampanye Direvisi
  •  

    Jakarta, Liputanonline.com - Komisi II DPR meminta KPU merevisi PKPU yang mengatur dibolehkannya konser musik hingga bazar untuk kampanye di Pilkada 2020. Aturan dalam PKPU tersebut diminta tidak bertentangan dengan protokol pencegahan COVID-19.

    "Nanti kita akan diskusikan dengan KPU, akan minta KPU agar PKPU itu diperbaiki, direvisi, untuk bisa mencegah potensi-potensi yang sifatnya bakal melanggar protokol COVID-19. Toh kampanye nanti kan masih tanggal 20-an, akhir September ini mulai," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

    Saan menyebut masih ada kesempatan PKPU itu direvisi. Komisi II DPR juga akan menjadwalkan rapat dengan KPU membahas revisi PKPU itu pekan depan.

    "Kita mudah-mudahan minggu depan udah bisa manggil KPU. Kita akan diskusikan itu untuk tegas meniadakan hal-hal, kegiatan-kegiatan yang sifatnya bisa memancing orang untuk datang secara berkerumun, banyak, dan itu potensi melanggar protokol pencegahan COVID," ujarnya.

    "Kita nanti akan minta agar KPU melarang ya kegiatan-kegiatan yang sifatnya bisa mengumpulkan, menjadi daya tarik orang berkumpul banyak ya, berkerumun," imbuh Saan.

    Politikus Partai NasDem itu pun menyinggung aturan pembatasan hadirin dalam rapat umum kampanye maksimal 100 orang. Saan pun sangsi jika kegiatan seperti konser musik maupun bazar bisa dibatasi pesertanya.

    "Harusnya dari situ aja rapat umum turunkan. Apakah mungkin konser itu dihadiri 100 orang? Kan nggak mungkin juga, pasti orang akan membludak kan. Apakah mungkin bazar itu yang datang cuma 100 orang, donor darah, yang gitu-gitu dalam situasi kayak gini?" tutur Saan.

    Kegiatan rapat umum itu dinilainya berpotensi melanggar protokol COVID-19. Karena itulah, menurutnya, kegiatan kampanye dengan mengumpulkan massa perlu ditiadakan.

    "Menurut saya memang hal-hal yang sifatnya potensial bisa menarik orang banyak, maka itu potensial melanggar protokol COVID. Karena itu lebih baik dari sekarang diantisipasi dengan cara tadi, ditiadakan saja hal-hal seperti itu," tegasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Satgas COVID-19 menyoroti dibolehkannya konser musik dalam kampanye Pilkada 2020. KPU menyebut tidak dapat mengubah aturan tersebut karena dibuat berlandaskan Undang-undang.

    "Semua itu bisa di PKPU karena memang ada ketentuan peraturan UU yang mengatur bagaimana proses-proses substansi dilakukan dalam pemilihan, tentu berdasarkan UU pemilihan. Bentuk-betuk kampanye juga sudah diatur di situ, tentu KPU tidak bisa mengubah dan meniadakannya," ujar komisioner KPU I Dewa Raka Sandi, pada acara 'Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 dalam Pemilihan Serentak 2020', Selasa (15/9).

    Untuk diketahui, dalam PKPU 10 tahun 2020 pasal 63 ayat 1 disebutkan beberapa kegiatan yang tidak melanggar larangan kampanye. Diantaranya rapat umum, kegiatan kebudayaan hingga konser musik.

    Sedangkan pada ayat 2, dituliskan kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan membatasi jumlah orang sebanyak 100 orang. Serta tetap menerapkan protokol kesehatan.

    Berikut isi pasal 63 PKPU 10 tahun 2020:

    Pasal 63
    (1) Kegiatan lain yang tidak melanggar larangan Kampanye dan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g dapat dilaksanakan dalam bentuk:
    a. rapat umum;
    b. kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik;
    c. kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai;
    d. perlombaan;
    e. kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah;
    f. peringatan hari ulang tahun Partai Politik; dan/atau
    g. melalui Media Sosial.

    (2) Kegiatan lain sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf a sampai dengan huruf f dilakukan dengan membatasi jumlah peserta yang hadir paling banyak 100 (seratus) orang, menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), dan berkoordinasi dengan perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan di bidang kesehatan dan/atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) setempat.



    Editor    :Rius H.
    Sumber :Detik.Com



     
    Berita Lainnya :
  • Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Di Kota Medan
  • Kerjasama dengan BI Kalbar, Kodam XII/Tpr Sosialisasikan QRIS Kepada Prajurit
  • Pengurus Pokdar Kamtibmas Resort Pelalawan Riau Lakukan Audensi Dengan Kejari Pelalawan
  • Gebyar Vaksin Presisi Polres Sawahlunto di Pasar Sapan
  • Peduli Sosial Alumni Akabri 99 Riau Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Di Kota Medan
    02 Kerjasama dengan BI Kalbar, Kodam XII/Tpr Sosialisasikan QRIS Kepada Prajurit
    03 Pengurus Pokdar Kamtibmas Resort Pelalawan Riau Lakukan Audensi Dengan Kejari Pelalawan
    04 Gebyar Vaksin Presisi Polres Sawahlunto di Pasar Sapan
    05 Peduli Sosial Alumni Akabri 99 Riau Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
    06 Aksi Unjuk Rasa Mahasiwa Rohil, Sampaikan Tiga Tuntutan Kepada Bupati Afrizal Sintong
    07 Menata Kota Sei Rampah Lewat Relokasi Pasar
    08 Progres Crossing PIPA Kontraktor Pertamina Lamban Akibatkan Jalan Nasional Rusak
    09 Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi Pimpin Warga Tasuka Bersih Bersih
    10 Serbuan Vaksinasi Diiringi Bantuan Sosial di Bitung Sulut
    11 Kasi Propam Polres Sidrap Sosialisasikan Aplikasi Propam Presisi, Ini Tujuannya
    12 Kajari Kuansing Optimis Kasus Hotel Kuansing dan Pasar Modern Tuntas Tahun Ini
    13 Gubri Syamsuar Ganti Andi Putra Dengan Suhardiman Amby
    14 Pemdes Muaro Sentajo Bagikan BLT DD Tahap 10
    15 Bupati Kuansing Andi Putra Yang Berseteru Dengan Kejari Kuasing, KPK yang Menangkap
    16 Elviriadi: Pentingnya Ideologi Kaderesasi Untuk Kader Kader Muda Muhammadiyah
    17 Gelap Mata Gegara Mantan Pacar, Seorang Pria di Sidrap Parangi Korban
    18 Ranperda KUA-PPAS dan Infrastruktur Perumahan-Permukiman Kabupaten Sergai Disetujui DPRD 
    19 Danlanud Sam Ratulangi Peringati HUT Korpakhasau ke-74 di Kalawiran
    20 Tegas Kapolri: Pecat Tidak Hormat Dan Pidanakan Oknum Polisi Yang Melanggar Aturan
    21 Kapolri: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar!
    22 Buka Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II, Kapolda Riau Tekankan Hal Ini
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA