Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Penanganan Pandemi Dilakukan Lewat Cara Luar Biasa,Tetap Kedepankan Akuntabilitas dan Transparansi
Selasa, 08-09-2020 - 23:56:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Penanganan Pandemi Dilakukan Lewat Cara Luar Biasa,Tetap Kedepankan Akuntabilitas dan Transparansi
  •  

    Jakarta, Liputanonline.com - Presiden Joko Widodo menyambut baik digelarnya acara Kick Off Meeting Pemeriksaan Atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Tahun 2020 yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Presiden sangat mendukung kegiatan pemeriksaan tersebut untuk salah satunya menemukan solusi bagi cara-cara baru yang lebih baik dalam menangani krisis serta sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas pengelolaan keuangan negara dalam penanganan pandemi.

    "Sikap ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah baik jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain, Bank Indonesia, OJK, Badan Usaha Milik Negara, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah, TNI dan Polri, maupun lembaga atau badan lain untuk mendukung penuh langkah BPK ini atas pengelolaan keuangan negara dalam penanganan Covid-19 secara transparan, akuntabel, dan efektif," ujarnya dalam sambutan di acara yang digelar di Istana Negara, pada Selasa, 8 September 2020, tersebut.

    Dalam menangani pandemi tersebut, Kepala Negara menjelaskan bahwa pandemi telah memaksa pemerintah dari pusat hingga daerah, termasuk TNI dan Polri, serta BUMN untuk melakukan langkah-langkah luar biasa dan cepat dalam menghadapi dampak kesehatan dan perekonomian yang ditimbulkan akibat pandemi.

    Menurutnya, langkah dan upaya tersebut harus dilakukan melalui cara-cara yang tidak biasa, tidak standar, dan dengan prosedur yang sederhana agar dapat secepatnya bertindak demi keselamatan masyarakat.

    "Keselamatan masyarakat lebih utama daripada prosedur yang berbelit-belit yang kita buat sendiri, yang memang sudah waktunya harus kita rombak," kata Presiden.

    Upaya ekstra dan luar biasa juga dilakukan di sektor perekonomian. Pemerintah harus bersegera memberikan bantuan sosial berupa uang tunai untuk membantu masyarakat yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi dan secara tiba-tiba tidak memiliki penghasilan.

    Bantuan sosial lainnya bagi UMKM, subsidi gaji, hingga restrukturisasi kredit juga harus diberikan agar kondisi perekonomian tidak semakin terpuruk dan kegiatan perekonomian masyarakat masih bisa berjalan.

    "Semua itu saya tegaskan kembali berulang-ulang untuk menyamakan frekuensi (pandangan) bahwa kita memang dalam kondisi krisis. Pemerintah harus mengganti _channel_ kerja dari _channel_ yang biasa-biasa menjadi _channel_ yang luar biasa," tuturnya.

    Presiden Joko Widodo mengakui bahwa pemerintah masih sangat membutuhkan fleksibilitas kerja dan kesederhanaan prosedur agar semua permasalahan bisa ditangani secara cepat dengan tepat sasaran serta efisien. Namun, pemerintah juga berupaya memanfaatkan momentum pandemi ini untuk tidak hanya dapat keluar dari krisis, tetapi juga melakukan lompatan kemajuan, membangun cara kerja dan kelembagaan baru yang mampu berkompetisi dalam persaingan global dengan tetap berkomitmen pada akuntabilitas.

    Oleh karenanya, Kepala Negara berharap agar upaya BPK melalui kegiatan ini dapat bersama-sama nantinya melahirkan cara-cara terbaik untuk memulihkan kesehatan masyarakat, memulihkan perekonomian, dan bahkan melakukan lompatan kemajuan.



    Editor :Rius H.



     
    Berita Lainnya :
  • Dijanjikan Gaji 15 Juta Pemuda RI Ini, Bawa 19 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Gunakan Sepeda Motor
  • Mimpi Afrianti Miliki Tempat Tinggal Layak Akhirnya Terwujud
  • Relawan CHRISTFULL Medan Siap Menangkan Pasangan Calon Nomor 2 di Kabupaten Nias
  • Wawako Serahkan Bantuan CPI Kepada Kelompok Tani
  • DPRD Tanah Datar Studi Tiru Penyusunan APBD ke Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dijanjikan Gaji 15 Juta Pemuda RI Ini, Bawa 19 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi Gunakan Sepeda Motor
    02 Mimpi Afrianti Miliki Tempat Tinggal Layak Akhirnya Terwujud
    03 Relawan CHRISTFULL Medan Siap Menangkan Pasangan Calon Nomor 2 di Kabupaten Nias
    04 Wawako Serahkan Bantuan CPI Kepada Kelompok Tani
    05 DPRD Tanah Datar Studi Tiru Penyusunan APBD ke Pekanbaru
    06 Rohil : 303 Menjamur Bebas Ditengah Pandemi Covid 19, Hingga Sekarang Belum Tersentuh Oleh Hukum
    07 Polres Bukittinggi Menggelar Operasi Bidang lalu lintas dengan Sandi"OPERASI ZEBRA SINGGALANG 2020
    08 Polsek Medan Helvetia Cek Kesiapan Personil Dan Perlengkapan Dinas
    09 Pemkab Sidrap Dan BPK Sulsel Lakukan Entri Meeting Di Awali Pemeriksaan Terinci
    10 Menolak UU Ciptaker Tetap Berjuang, SBY Kirim Pesan ke Kader
    11 Heboh, Mayat Tanpa Identitas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
    12 3 Hari lagi Berikan Santunan Kepada 50 Anak Yatim dan Fakir Miskin, Penghulu Karman
    13 Pria Asal Kaltim Diamankan Polisi, Isap Vape Isi Sabu
    14 Komisioner Divisi Hukum KPU Riau Sebut Ada Paslon Tak Terapkan Protokol Kesehatan saat Kampanye
    15 Tokoh Masyarakat Nias Ketua RELAWAN ZONASI,Menangkan Pilkada Serentak 2020 Zukri-Nasar
    16 Pjs Bupati Siak Bersama DPRD Riau Bahas Perda RZWP3K
    17 Presiden Joko Widodo: UU Cipta Kerja Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMK
    18 GP ANSOR PEMATANGSIANTAR GELAR DIKLATSAR BANSER
    19 Manchester United vs Chelsea berakhir Imbang
    20 Bupati Kampar Minta Maksimal Penanganan Covid-19 Maupun Antispasi Bencana Alam
    21 Polsek Medan Area Bagikan Sembako di Jumat Barokah
    22 Ketua Umum IKN Pelalawan Drs Sozifao Hia MSi Apresiasi Kerja Keras ZONASI Memenangkan Zukri-Nazar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA