Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Hamil Tanpa Tahu Siapa Bapaknya,Suami Paksa Istri Demi Bayar Utang Layani Tetangga
Sabtu, 18-07-2020 - 13:31:39 WIB
Foto :Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Hamil Tanpa Tahu Siapa Bapaknya,Suami Paksa Istri Demi Bayar Utang Layani Tetangga
  •  

    Liputanonline.com - Seorang suami di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) tega menjual istrinya demi membayar utang.

    Sang istri yang berusia 22 tahun dipaksa untuk melayani nafsu bejat pria lain, yang tak lain adalah tetangganya.

    Kini sang istri tengah hamil, dan tak tahu janin di perut wanita malang itu anak siapa.

    Peristiwa ini tepatnya terjadi di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar.

    Hal ini menjadi pembicaraan hangat oleh warga di wilayah tersebut saat ini.

    Tokoh pemuda setempat, Hijrah Adi Sukrial membenarkan adanya kejadian itu.

    "Dia dijual suaminya untuk membayar utang," kata Hijrah saat dihubungi, Kamis (16/7/2020).

    Diceritakannya, kejadian itu bermula ketika suami yang berinisial HS (24) berutang kepada tetangganya berisinial NR (40).

    Karena tak sanggup membayar, sang istri dipaksa oleh suami melayani NR agar utang lunas.

    "Awalnya si istri melakukan karena takut pada suaminya, karena suaminya sering main tangan," ujar Hijrah.

    Saat pertama kali melayani NR, kata dia, suaminya yang memegang dan membukakan baju korban.

    "Suaminya keenakan, setiap tidak ada uang, tawarkan istri pada tetangga," ujar dia.

    Kejadian ini pun terjadi berulang kali, hingga akhirnya terungkap ke publik.

    Akhirnya, korban, HS dan NR dikumpulkan di rumah wali jorong (dusun) setempat pada awal Juli 2020.

    Di hadapan wali jorong dan pemuda adat setempat, mereka mengakui telah melakukan perbuatan itu.

    "Mereka mengakui kalau ini sudah berulang kali dilakukan," ujarnya.

    Kini, kata Hijrah, sang istri tengah hamil dua bulan.

    Tak dapat diketahui pasti janin dalam perut sang istri anak siapa.

    "Diduga ini adalah anak NR. Karena pasangan ini tak punya anak setelah dua tahun menikah," ujar dia.

    Kini yang menjadi persoalan, kata Hijrah, sang istri dibawa kabur oleh suaminya.

    "Dikhawatirkan, untuk biaya hidup, dia (korban) akan dijajakan," ujarnya.

    "Ayah korban sedih. Dia tak tahu anaknya dibawa ke mana," sambung Hijrah.

    Ayah korban sudah mendatangi kantor polisi setempat, untuk melaporkan kejadian ini.

    "Dia melapor ke Polsek, disuruh melapor ke Polres yang jaraknya 40 km dari rumahnya," ujar dia.

    Hijrah yang ikut mendampingi ayah korban saat itu, diminta polisi untuk menyelesaikan persoalan ini secara adat saja.

    Kapolsek Lintau Buo, Iptu Surya Wahyudi saat dihubungi TribunPadang.com mengaku belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

    Hanya saja, dia mengakui bahwa informasi tersebut telah berkembang.

    "Saya juga kaget beritanya heboh sekarang, padahal kejadiannya sudah lama, dan hebohnya pada akhir bulan Juni 2020," ujar Surya Wahyudi.

    Kata dia, pihaknya dari Polsek Lintau Buo terus melakukan pemantauan di lapangan terkait perkara tersebut.

    Pihaknya, kata dia, menunggu laporan dari pihak yang merasa dirugikan dalam peristiwa tersebut.

    "Laporan secara resminya belum ada ke kantor, tapi kita tetap pantau situasi dan kondisinya," sebutnya.

    Informasi yang didapatkan oleh pihaknya, kalau yang terlibat dalam peristiwa tersebut diberikan sanksi hukum adat.

    "Kalau sudah ada laporan polisi baru dapat kita melakukan penyelidikan, tapi informasi terkait peristiwa tersebut memang sudah berkembang di masyarakat," katanya.

    Pihaknya tidak dapat berbuat banyak kalau korban tidak merasa dirugikan dan tidak melaporkan peristiwa tersebut.

    Kata dia, data dan informasi terkait pelaku dan korban dalam peristiwa tersebut sudah dikantonginya. (*)



    Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul "Bayar Utang, Suami di Tanah Datar Paksa Istri Layani Tetangga, Korban Hamil, Tak Tahu Anak Siapa"



     
    Berita Lainnya :
  • Sosok Kartini Muda Kuantan Singingi
  • Anak Korban Angin Kencang Dua Pitue Sidrap Terima Bantuan Menteri Sosial
  • Kapolres Kuansing Melakukan Pengecekan Pos PPKM Bersekala Mikro
  • Hari ini Rabu, 21 April 2021 Bupati Harris Mohon Diri, Memasuki Masa Purna Tugas
  • Kapolda Bersama Forkopimda Cek Ke Zona Merah,Ingatkan Warga Agar Disiplin Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sosok Kartini Muda Kuantan Singingi
    02 Anak Korban Angin Kencang Dua Pitue Sidrap Terima Bantuan Menteri Sosial
    03 Kapolres Kuansing Melakukan Pengecekan Pos PPKM Bersekala Mikro
    04 Hari ini Rabu, 21 April 2021 Bupati Harris Mohon Diri, Memasuki Masa Purna Tugas
    05 Kapolda Bersama Forkopimda Cek Ke Zona Merah,Ingatkan Warga Agar Disiplin Protokol Kesehatan
    06 Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan Lantik Enam Wali Nagari
    07 Dewan Sahkan Dua Ranperda Kota Sungai Penuh
    08 Hadiman:Bantah Pemberitaan Dirinya Gagalkan Program Peremajaan Sawit Andalan Presiden Joko Widodo
    09 Bupati Sergai Sampaikan 5 Pesan Penting, Di Pelantikan 54 Pejabat Administrator
    10 Kepala Desa Antar Waktu, Pemkab Sergai Gelar Seleksi di Aula BKD
    11 Walikota Sungai Penuh Menyampaikan LKPJ APBD 2020 di Paripurna DPRD Sungai Penuh
    12 BPJS Pelalawan Sosialisasi Pentingnya Program BPJS di Kalangan Pers
    13 PT Al Ananda Tingkatkan Kerjasama Produktivitas Lele Asap, Dengan Warga Binaan Lapas Bukittinggi
    14 Bupati Batu Bara Zahir,Lantik Pengurus Kelompok Kerja Bunda PAUD Masa Bakti 2021-2023
    15 Gabungan TNI AL Gagalkan Transaksi dan Penyelundupan 110,925 Kg Sabu dari Malaysia
    16 Tidak Respon LPH Inspektorat Nisut Sang Kades Baho Kecamatan Lotu Dinonaktifkan
    17 Abaikan Prokes,Panitia Reses Anggota DPR RI Saniatul Lativa
    18 Hadiman Pimpin Lansung Sertijab Kasi Pidsus Kajari Kuansing
    19 Dinas Kominfo Kampar Gelar Sertijab Kadis Baru
    20 Awal Safari Ramadhan Bupati Kampar Buka Puasa Bersama Tokoh Muhammadiyah
    21 Akibat Anggin Kencang dan Hujan Deras Tiga Rumah Warga Rusak
    22 Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru Kembali Buka Setiap Hari
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © PT.RAFAEL LIPUTAN ONLINE PERS - LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA