Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Jika Ditemukan Penyimpangan Bansos PSBB, Kejati Riau Ancam Dengan Hukuman Mati
Selasa, 02-06-2020 - 09:39:09 WIB

TERKAIT:
 
  • Jika Ditemukan Penyimpangan Bansos PSBB, Kejati Riau Ancam Dengan Hukuman Mati
  •  

    PEKANBARU, Liputanonline.com - Pendistribusian bantuan sosial (Bansos) ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi perhatian Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Jika nanti ditemukan adanya penyimpangan, maka kejaksaan akan menjerat para pelaku dengan hukuman mati.

    Ada dugaan kebocoran anggaran bansos senilai Rp2,3 miliar. Itu diketahui saat anggota Komisi I DPRD Pekanbaru melakukan inspeksi mendadak ke gudang PT SPM di Jalan Patimura dan gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Riau, baru-baru ini.

    Kepala Kejati Riau, Dr Mia Amiati, mengatakan, pihaknya telah mendengar adanya dugaan kebocoran anggaran itu. Namun, kejaksaan belum melakukan pengusutan.

    Meski begitu, kata Mia, kejaksaan akan tetap melakukan kesiapan dan mencari kebenaran. "Kalau itu belum kami teliti tapi kami juga harus punya kewaspadaan karena bagaimana pun kami melakukan pendampingan itu mencari kebenaran, bukan kesalahan," kata Mia, Senin (1/6/2020).

    Mia menjelaskan, dari informasi yang diterima Kejati Riau, persoalan pendistribusian sembako di Pekanbaru dikarenakan adanya ketidaksesuaian data antara yang diajukan RT/RW dengan yang dimiliki Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

    Dari perbedaan data itu, dimungkinkan terjadinya kebocoran anggaran. "Keluhan dari masyarakat adanya disclaimer data yang tidak sesuai antara yang diajukan masyarakat dengan yang ada di dinas sosial," ucap Mia.

    Mia menegaskan, penegakan hukum terhadap oknum yang melakukan penyimpangan Bansos saat pandemi Covid-19 bisa dilakukan. "Dalam keadaan khusus sesuai ketentuan dalam undang-undang tindak pidana korupsi, kalau dianggap sudah memenuhi unsur tindak pidana korupsi, ancaman pidananya, pidana mati. Karena ada kekhususan," tegas dia.

    Mia memberikan contoh dugaan penyimpangan anggaran saat bencana. Misalnya Bantuan Langsung Tunai dari Dinas Sosial tapi tidak disalurkan oleh pihak pengelola kepada orang yang berhak menerima.

    "Misal, bisa saja itu (bantuan) disampaikan kepada keluarganya. Lalu terbukti. Meskipun nilainya tak seberapa, itu ada indikasi bahwa ada perbuatan, ada mainstreanya, dia ada niat jahatnya. Memanipulasi data menurut dia sendiri. Kalau betul-betul ada unsur melawan hukum, kerugian negaranya ada, itu bisa diancam pidana mati," jelas Mia.



     
    Berita Lainnya :
  • Penusukan Serda Saputra hingga Pelaku Letda RW Divonis 12 Tahun Penjara
  • Gubri Ikuti Rapat Penanganan Covid Bersama Menko Maritim
  • Disnaker Catat 287 Karyawan Terkena PHK Sejak Awal Pandemi Covid-19
  • Sat Resnarkoba Polres Tapteng berhasil Lakukan Pengembangan Terhadap Rekan TPS dan S
  • UMKM Sebanyak 2.493 di Tapteng Terima Dana BPUM
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Penusukan Serda Saputra hingga Pelaku Letda RW Divonis 12 Tahun Penjara
    02 Gubri Ikuti Rapat Penanganan Covid Bersama Menko Maritim
    03 Disnaker Catat 287 Karyawan Terkena PHK Sejak Awal Pandemi Covid-19
    04 Sat Resnarkoba Polres Tapteng berhasil Lakukan Pengembangan Terhadap Rekan TPS dan S
    05 UMKM Sebanyak 2.493 di Tapteng Terima Dana BPUM
    06 Dollah Mando Buka Rapat Kerja IPIM Sidrap Ini" Intinya
    07 Kodim 1420 Serahkan Naskah Hasil Kerja TMMD Ke-109 Ke Pemkab Sidrap
    08 Dua Pria Ini Diamankan di Jalan Asrama Haji Menuju Bandara FL Tobing
    09 Baznas Sidrap Salurkan Bantuan kepada Hj.Nurhayati Korban Kebakaran
    10 Anggota DPD RI minta Gubernur Sulteng Tinjau Kembali Pergub Tentang Swab Test yang Mahal
    11 Bupati Sidrap Hadiri Musrenbang Perubahan RPJMD SulSel 2018-2023 Ini Tujuannya
    12 Misteri Polisi Tewas di Musala dengan Luka Tembak di Dada
    13 Sahrizal Datuk Penghulu Pedamaran dikabarkan Meninggal Dunia
    14 Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Resmi PM Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor
    15 Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Audiensi Menko PMK RI Usulkan Penambahan PKH dan Bansos
    16 Begini Strategi Ketahanan Pangan Pekanbaru di Masa Pandemi
    17 Gubernur Riau-Bupati Kampar Apresiasi Inovasi UMKM di tengah pandemi Covid-19
    18 Dipanggil DPRD Pekanbaru RS Ibnu Sina Pekanbaru Bantah Covid-kan Status Pasien, Ini Penjelasannya
    19 Polling Paslon Pilkada Sementara di Siak 2020: Sayed-Reni Masih Unggul
    20 Baznas gencarkan Sosialisasi tentang Zakat dan Validasi Data Mustahik di Kecamatan Kulo
    21 Baznas Kabupaten Sidrap Salurkan Bantuan Pemberdayaan Ekonomi Umat
    22 Wali Kota Pekanbaru Terima Audiensi Pimpinan BNI Syariah Pekanbaru
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © LIPUTANONLINE.COM - AKTUAL & TERPERCAYA